Selasa, 11 September 2018

Iilmu Alamiah Dasar (Pengertian lingkungan hidup)


BAB I
A. Latar Belakang
            Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan yang lainnya,kita di ciptakan di bumi untuk beribadah kepadanya, berbuat baik kepada siapapun, dan kita di haruskan untuk menjaga dan merawat lingkungan. Rasulullah melarang merusak lingkungan mulai dari perbuatan yang sangat kecil seperti membuang sampah dan membuang kotoran di bawah pohon yang sedang berbuah, di aliran sungai, di tepi jalan, dan di tempat orang berteduh.
B. Rumusan Masalah
            Rumusan dari makalah ini mengenai lingkungan adalah
1.      Pengertian lingkungan hidup?
2.      Etika lingkungan hidup ?
3.      Pandangan islam terhadapa lingkungan hidup ?
4.      Kewajiban umat islam upaya pelestairian lingkungan hidup ?
C. Tujuan
            Tujuan dari makalah ini di buat tidak lain untuk mahasiswa dapat memahami Dasar etika Islam dalam penanganan lingkungan hidup.








BAB II
PEMBAHASAN

A.     Lingkungan Hidup
            Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan yang lainnya, menurut Undang-undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan tingkah lakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Jika di simpulkan bahwa bukan hanya lingkungan secara fisik saja yang merupakan lingkungan tetapi lingkungan hidup juga mencakup sebuah ekosistem, prilaku sosial, adati istiadat dan budaya, bahkan unsur benda mati seperti tanah, api, air, dan udara yang ada pada lingkungan tersebut. Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam bentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
            Dalam hal ini manusialah yang paling besar pengaruhnya terhadap lingkungan, kita dapat mengetahui pengaruh ini dari banyaknya kegiatan manusia dalam mengeksplorasi, mengekspoitasi alam baik itu di sisi penggalian ilmu pengetahuan, dana, atau pengembangan teknologi yang manusia miliki. Kita sebagai manusia yang merupakan makhluk berakal mempunyai peran yang penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan seperti yang di jelaskan diatas. Maka dari itu kita sebagai manusia harus mempunyai kesadaran akan menjaga dan pelestarian lingkungan hidup ini. Lingkungan hidup itu terdiri atas berbagai kumpulan dari setiap interaksi dari berbagai kumpulan dari setiap interaksi dan berbagai unsur yang terkandung dalam lingkungan. Unsur-unsur penyusun lingkungan hidup tersebut terbagi dalam tiga bagian, yaitu :
1.      Unsur Lingkungan Hidup Biotik
Unsur lingkungan hidup Biotik adalah unsur atau komponen yang tersusun dari berbagai macam makhluk hidup bernyawa yang ada di bumi ini atau pada lingkungan tertentu sebagai contoh kecilnya. Contohnya seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme yang hidup di suatu lingkungan.
2.      Unsur Lingkungan Hidup Abiotik ( non Biotik )
Unsur lingkungan hidup  Abiotik adalah sebuah tempat atau kondisi pada suatu lingkungan yang menjadikannya sebagai penyusun bentuk untuk mendukung terjadinya suatu yang dinamakan lingkungan. Contohnya seperti air, tanah, udara, bebatuan, api, dan benda mati lainnya.
3.      Unsur Lingkungan Hidup Sosial Budaya
Unsur sosail budaya merupakan unsur yang terbentuk dari aktivitas sosial dan kebudayaan yang dilakukan oleh manusia dan tersusun membentuk sebuah sistem yang terdiri dari nilai, gagasan, dan juga keyakinan atas perilaku sebagai makhluk sosial.[1]
B.     Etika Lingkungan Hidup
            Etika lingkungan berasal dari dua kata, yaitu Etika dan Lingkungan, etika berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos” yang berarti adat istiadat atau kebiasaan. Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang mempungaruhi kelangsungan kehidupan di bumi ini. Jadi etika lingkungan merupakan kebijaksanaan moral manusia dalam bergaul dengan lingkungannya, etika lingkungan diperlukan agar setiap kegiatan yang menyangkut lingkungan di pertimbangkan secara cermat sehingga kesimbangan tetap terjaga.[2] Adapun hal-hal yang harus di perhatikan sehubungan dengan penerapan etika lingkungan sebagai berikut :
·         Manusia merupakan bagian dari lingkungan yang tidak akan terpisahkan sehingga perlu menyayangi semua kehidupannya selain dirinya sendiri.
·         Manusia harus selalu menjaga terhadap pelestarian,keseimbangan dan keindahan alam.
·         Kebijaksaan terhadap pengguna sumberdaya alam.
Etika lingkungan di bedakan menjadi dua antara lain, sebagai etika pelestarian dan etika pemeliharaan. Etika pelestarian adalah etika yang menekankan pada mengusahakan pelestarian alam untuk manusia, sedangkan etika pemeliharaan untuk mendukung usaha pemeliharaan lingkungan untuk kepentingan semua makhluk.

C.    Pandangan Islam Terhadap Lingkungan Hidup
            Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua makhluk hidup dan alam, sesuai dengan firman Allah dalam surat al-Anbiya ayat 107 yang artinya “dan tidaklah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. Islam melarang manusia berlaku semena-mena terhadap makhluk Allah.Dalam pandangan islam alam semesta termaksuk bumi dan seisinya adalah ciptaan tuhan dan diciptakan dalam keseimbangan, proposional dan terukur, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Lingkungan menurut islam tidak beda jauh dengan penjelasan yang di atas, yaitu menakup bumi, air, hewan-hewan, tumbuhan serta yang ada di atas dan di dalam perut bumi, sebagai khalifah, manusia di beri tanggung jawab mengelola alam untuk ksejahteraan umat manusia, karena dalam alam semesta memang diciptakan tuhan untuk manusia. Sebagai khalifa Allah tersebut manusia mempunyai kewajiban untuk memelihara kelestarian alam seperti firman Allah yang berbunyi “Dan carilah pada apa yang telah di anugrahkan Allah kepadamu dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesunggunya Allah tidak menyukai orang-orang berbuat kerusakan” (Q.S. Al-Qashash: 77).[3]
            Bagi Kita umat islam, usaha pelestarian dan pemeliharaan lingkungan bukan hanya semata-mata karena tuntutan ekonomis atau politis atau karena desakan program pembangunan nasional, usaha pelestarian lingkungan harus dipahami sebagai perintah agama yang wajib dilaksanakan oleh manusia bersama-sama. Setiap usaha pengelolaan dan pelestarian lingkungan harus secara baik dan benar adalah ibadah kepada Allah SWT yang akan mendapatkan pahala, sebaliknya, setiap tindakan manusia yang merusak lingkungan hidup, pemborosan sumber saya alam, dan menelantarkan ciptaan Allah adalah perbuatan yang sangat di benci oleh Allah, karena sudah diwajibkan kepada manusia untuk memelihara alam untuk keberlanjutan kehidupan, tidak hanya manusia tetapisemua makhluk hidup yang ada di bumi.
D.    Kewajiban Umat Islam Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup
            Sebagai Umat yang mengerti akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup untuk kelangsungan kehidupan semua makhluk yang ada di bumi. Seperti firman Allah, yaitu : “Dia menjadikan kamu dari bumi dan menyerahkan kepadamu untuk memakmurkannya” (Q.S, Hud : 61).
Upaya untuk pelestarian lingkungan hidup contoh kecilnya saja, yaitu
·         Tidak membuang sampah sembarangan
·         Tidak menebang hutan tanpa reboisasi
·         Tidak membuang limbah-limbah pabrik ke sungai
           Itu contoh kecilnya dan masih banyak lagi hal-hal yang akan tidak kita sadari ternyata itu merusak lingkungan, harus kita ketahui sekecil-kecilnya perbuatan kita merusak lingkungan hidup dampaknya akan terasa sangat besar, mulai dari sekarang kita harus menyadari pentingnya lingkungan hidup dan mulai menyadari akan kelestarian alam, karna dari alam kita bisa mendapakan apa saja untuk keberlangsungannya hidup, sumber makanan, tempat tinggal, dan lain-lain,













BAB III

A. Kesimpulan
                 Jadi kita sebagai makhluk yang hidup di dunia harus manjag dan melestarikan lingkungan karena dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup siapapun yang ada di dunia ini bukan cuman manusia. Sebagai khalifah di bumi sudah tugas kita menjaga alam dan melestarikannya bukan merusaknya.






















DAFTAR PUSTAKA
·         Obatrindu.com/pengertian-lingkungan-hidup/.
·       Reynaldygustami.blogspot.com/2012/12/pandangan-islam-terhadap-lingkungan.html?m=1.


[1] Obatrindu.com/pengertian-lingkungan-hidup/. Diakses pada tanggal 15 mei 2017, pukul 08.36
[2] www.google.co.id/search?q=makalah+etika+lingkungan+hidup/. Diakses pada tanggal 14 mei 2017, pukul 17.09
[3] Reynaldygustami.blogspot.com/2012/12/pandangan-islam-terhadap-lingkungan.html?m=1. Diakses pada tanggal 15 mei 2017, pukul 07.00

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar